Titik Alfa
Apa kamu ingin terjebak denganku?
Sepoi angin menerpa telapak tangan
Bising dedaunan berserak
Aku takut, bisikku sendiri
Nafas melampaui hidup itu sendiri
Cinta melampaui abdi tuk abadi
Takkan ada yang bertahan dalam penyintasan ini
Seperti punggawa-punggawa sebelumnya.
Menjadikan putri ayu dalam selendangnya
Menjejakkan kaki dalam selopnya.
Lalu lari dengan telanjang kaki.
Mencium tanah dan mengembangkan lengan
Kau tahu gelombang gamma?
Aku mulai meracau
Teratai dalam kubangan menyeduh ketenangan
Bukankah kau juga hidup dan bernafas?
Komentar
Posting Komentar