Bunga Mawar Putih


 

Doa tersesat, kutuk melesat

Jari yang pernah merayap

Hati yang pernah terikat

Semisal angin yang melarikan diri

Mereka hanya meminjam raga untuk tertawa

Sejenak rindu pada malam yang tidak sedingin ini

Oh,,,ombak,,,

Tak bisakah kau berhenti sejenak?

Biarkan aku membunuhmu dengan kepalan tanganku

Bukan dengan pelik takdir yang kuminta pada Tuhanku

Komentar

Postingan Populer