Jalur Buntu
Adakah jalan keluar?
Hatiku menyesap pada kedinginan
Tak cukup besar untuk wadah kesunyian
Siapa yang sesungguhnya terluka
Mengapa sebah dan sesak menyeruak
Berbagai persimpangan terlewati dengan elok
Melenggak lenggok tanpa menghitung denyut waktu
Adakah jalan keluar?
Siapa yang sesungguhnya hancur
Pada perang yang sesungguhnya tak pernah ada
Fatamorgana bagi mereka yang ingin pergi
Dan Tuhan hanya memberi opsi
Komentar
Posting Komentar